KAI Daop 1 Jakarta Klarifikasi Insiden Cikarang: Pastikan Layanan Tetap Ramah pada Penumpang

JAKARTA (Jatengaktual.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media sosial dan sejumlah pemberitaan daring terkait adanya penumpang yang diminta keluar dari area Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (29/10) dini hari.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran dan koordinasi internal untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut.

Menurutnya, KAI menyesalkan tindakan petugas keamanan yang dinilai kurang berempati terhadap penumpang, terlebih jika penumpang tersebut merupakan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

Baca Juga:  Semarang Night Carnaval 2024 Angkat Empat Unsur Budaya Khas Semarang

“Kami memastikan seluruh penumpang yang memiliki tiket resmi berhak mendapatkan pelayanan yang layak. Apabila ada tindakan petugas di lapangan yang tidak sesuai prosedur, KAI akan melakukan pembinaan dan evaluasi agar hal serupa tidak terulang kembali,” tegas Ixfan.

Lebih lanjut, Ixfan menjelaskan bahwa sterilisasi area stasiun di luar jam operasional merupakan bagian dari prosedur keamanan dan kebersihan stasiun.

Namun, penerapan aturan tersebut tidak boleh kaku dan tetap harus mengedepankan sisi kemanusiaan, terutama bagi penumpang yang masih menunggu waktu keberangkatan kereta.

Baca Juga:  Berupaya Atasi problem Disinformasi, Google Indonesia – UNDIP Perkuat Kolaborasi

“Petugas di lapangan kami ingatkan untuk selalu mengutamakan sikap humanis, tanggap, dan empati. Lansia, ibu hamil, dan anak-anak justru menjadi prioritas pelayanan, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan evaluasi internal dan pembinaan terhadap petugas keamanan yang bertugas pada malam tersebut. Selain itu, perusahaan juga akan:

  1. Menyesuaikan SOP sterilisasi area stasiun agar lebih fleksibel terhadap kondisi penumpang.
  2. Memberikan pelatihan ulang bagi petugas keamanan dan pelayanan pelanggan tentang pendekatan humanis dalam melayani masyarakat.
  3. Menyiagakan petugas untuk memantau situasi penumpang pada jam nonoperasional agar tetap mendapatkan kenyamanan selama berada di area stasiun.
Baca Juga:  JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah dan Holy Land

KAI menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pelanggan tanpa terkecuali.

“Masukan dan kritik dari masyarakat kami jadikan bahan evaluasi untuk terus memperbaiki pelayanan. Kami membuka ruang komunikasi melalui Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 08111-2111-121,” tutup Ixfan.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini