KIW Edge Siap Sambut Pengunjung, Wisata Kuliner Eco-Green di Semarang

SEMARANG (Jatengaktual.com) – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) resmi meluncurkan KIW Edge, sebuah destinasi kuliner dan rekreasi baru yang menawarkan pengalaman menikmati hidangan dengan pemandangan laut di kawasan industri KIW, Semarang.

Mengusung konsep eco-green, KIW Edge menghadirkan foodcourt tepi pantai dengan suasana senja yang memikat.

Lokasi ini menjadi bagian dari program beautifikasi kawasan PT KIW, sekaligus upaya menciptakan ruang publik yang nyaman, representatif, dan ramah lingkungan.

Baca Juga:  UNDIP Tuan Rumah INTENSE Education Fair 2026, Buka Peluang Studi dan Karier Global ke Taiwan

“KIW Edge adalah perwujudan sinergi antara pelestarian lingkungan dan pemanfaatan kawasan industri yang produktif. Kami ingin menunjukkan bahwa kawasan industri juga bisa menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PT KIW, Ahmad Fauzie Nur, Senin (21/07).

KIW Edge merupakan foodcourt ke-6 di kawasan industri KIW dan hadir dengan nilai tambah tidak hanya secara visual, tetapi juga dari sisi ekonomi dan sosial.

Baca Juga:  FISIP UNDIP Gugat Bias Media, Suara Perempuan Tak Boleh Hanya Jadi Objek Pemberitaan

Salah satu fokus utama adalah pemberdayaan pelaku UMKM lokal, yang diberikan ruang dan fasilitas untuk mengembangkan usaha kuliner mereka.

Melalui inisiatif ini, PT KIW mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis masyarakat lokal, sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan industri sebagai destinasi wisata baru di Semarang.

“KIW Edge membuktikan bahwa kawasan industri dapat dikembangkan menjadi lebih dari sekadar area produksi. Ini adalah kombinasi antara fungsi bisnis, ruang sosial, dan kenyamanan dalam satu kawasan modern yang berkelanjutan,” tambah Fauzie.

Baca Juga:  Gas Bumi untuk Timur Indonesia, PGN Hadirkan Edukasi di F8 Makassar 2025

Dengan kehadiran KIW Edge, PT KIW berharap dapat menciptakan nilai tambah kawasan, menarik kunjungan masyarakat, dan memperkuat peran industri dalam pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan ramah lingkungan. 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini