SEMARANG (Jatengaktual.com) – Transformasi layanan telekomunikasi pascamerger XL Axiata dan Smartfren mulai dirasakan pelanggan di Jawa Tengah.
Melalui brand baru XLSMART, perusahaan menghadirkan perluasan jaringan, peningkatan kecepatan internet, hingga program kuota yang diklaim lebih menguntungkan bagi pelanggan.
Salah satu fokus utama perusahaan saat ini adalah pengembangan jaringan 5G. Kota Semarang disebut telah menjadi wilayah dengan cakupan jaringan 5G menyeluruh atau full blanket, sehingga pelanggan dapat mengakses layanan generasi kelima di seluruh area kota.
Group Head Marketing Segment XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo, mengatakan pengembangan jaringan 5G dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan pengalaman digital pelanggan.
Menurut dia, seluruh BTS yang beroperasi di Kota Semarang saat ini telah mendukung layanan 5G.
“Ketika kami mengimplementasikan jaringan 5G, kami menggunakan konsep full blanket. Artinya, di Kota Semarang saat ini seluruh area telah terlayani sinyal 5G tanpa ada BTS yang tidak mendukung layanan tersebut,” ujar Astiyanto di Semarang.
Selain Kota Semarang, layanan 5G XLSMART juga telah menjangkau sejumlah wilayah di Jawa Tengah, antara lain Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal, Demak, Kudus, hingga Jepara.
Secara keseluruhan, sebanyak 40 kota di Jawa Tengah dan DIY telah menikmati layanan 5G.
Astiyanto menyebut cakupan tersebut akan terus diperluas seiring target perusahaan memperkuat jaringan secara nasional pascamerger XL Axiata dan Smartfren.
Ia menjelaskan, integrasi jaringan setelah penggabungan usaha membuat cakupan layanan perusahaan meningkat signifikan, dari sebelumnya sekitar 200 kota menjadi lebih dari 400 kota di Indonesia.
“Setelah ada penggabungan usaha, kami juga melakukan integrasi jaringan. Dari sebelumnya sekitar 200 kota, kini jaringan kami telah menjangkau lebih dari 400 kota secara nasional,” katanya.
Sementara itu, Regional Group Head XLSMART Area Central Java, Josep M. Gultom, mengungkapkan cakupan jaringan perusahaan di wilayah Jawa Tengah dan DIY saat ini telah mencapai 97,6 persen.
Menurut Josep, peningkatan cakupan tersebut diikuti optimalisasi kualitas layanan melalui penerapan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN), yang memungkinkan satu BTS digunakan bersama oleh pelanggan XL, Axis, dan Smartfren.
“Di Central Java, jaringan kami telah meng-cover sekitar 97,6 persen dari total area Jawa Tengah dan DIY,” ujar Josep.
Ia menambahkan, optimalisasi jaringan berdampak pada peningkatan performa layanan data.
Kecepatan unduh disebut meningkat sekitar 1,5 kali lipat dibandingkan sebelumnya, sedangkan kecepatan unggah mencapai lima kali lebih cepat.
Di sisi layanan pelanggan, XLSMART juga memperkenalkan skema kuota baru melalui program Kuota Non-Stop dan Kuota Unlimited.
Brand Marketing XLSMART, Edtine Pamilien Gensana, mengatakan program tersebut memungkinkan sisa kuota pelanggan diakumulasi dan tetap dapat digunakan pada periode berikutnya sesuai ketentuan.
“Jika masih ada sisa kuota, kuota tersebut bisa diakumulasi dan tidak langsung hangus. Jadi pelanggan tidak perlu khawatir kehilangan kuota yang belum terpakai saat masa aktif berakhir,” kata Edtine.
Menurutnya, fitur tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang banyak diharapkan pelanggan di tengah meningkatnya penggunaan layanan data untuk bekerja, belajar, hingga kebutuhan hiburan digital.***

