Disiplin Berlalu Lintas, KAI Ingatkan Prinsip ‘Berhenti, Tengok, Aman, Jalan’

JAKARTA (Jatengaktual.com) – Keselamatan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta. Bekerja sama dengan Komunitas Railfans Sadulur Spoor, menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 1 Stasiun Karet, Jakarta, Sabtu (13/9).

Lokasi ini berada di KM 1+200, petak jalan antara Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Manggarai, yang kerap dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:  Kejagung Tandatangani Adendum Kerja Sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi terkait Pertukaran Data Informasi

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Humas KAI Daop 1 Jakarta, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), serta komunitas pecinta kereta. Mereka memberikan imbauan langsung kepada pengendara yang melintas, agar disiplin dan mematuhi prosedur keselamatan.

Sosialisasi dimulai dengan safety briefing yang dipimpin oleh Assistant Manager Internal Humas KAI Daop 1 Jakarta, Radhitya Mardika.

Setelah itu, petugas menyampaikan imbauan melalui pengeras suara, memasang spanduk keselamatan, hingga membagikan suvenir bertema edukasi keselamatan.

Baca Juga:  JNE Raih Penghargaan Indonesia Creative Awards 2025 atas Dukungan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menekankan pentingnya kesadaran kolektif.

“Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. Kami terus mengajak masyarakat untuk mematuhi prosedur keselamatan: Berhenti, Tengok kiri-kanan, pastikan Aman, baru Jalan. Dengan begitu, perjalanan kereta api dan pengguna jalan bisa sama-sama aman,” jelasnya.

KAI mencatat, perlintasan sebidang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Karena itu, berbagai program sosialisasi terus digencarkan, baik melalui kerja sama dengan komunitas maupun langsung di lapangan.

Baca Juga:  UNDIP Tunjukkan Dedikasi Kemanusiaan, Bebaskan UKT dan Kirim Relawan ke Sumatera

Harapannya, kepatuhan berlalu lintas tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga kesadaran yang melekat pada setiap pengguna jalan.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini