Gowes Bareng, Wali Kota Agustina Tinjau Kota Lama Semarang yang Kian Ramai Wisatawan

SEMARANG (Jatengaktual.com) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, meninjau langsung sejumlah titik prioritas penataan kawasan kota melalui kegiatan gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD)Minggu pagi (24/8). Rute bersepeda dimulai dari Klenteng Tay Kak Sie, menyusuri kawasan Sungai Semarang, hingga berakhir di Kota Lama.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina memastikan beberapa lokasi strategis akan segera mendapat perhatian khusus, mulai dari pembangunan jembatan di sekitar Jalan Inspeksi, penataan Jalan Arief Rahman Hakim, kawasan Pasar Johar, hingga Jalan Sugiono.

Baca Juga:  Rayakan Tahun Baru Hemat! KAI Tawarkan Diskon 30% untuk 9 Kereta Api dari Daop 4 Semarang

“Sejumlah titik ini akan kita benahi secara bertahap. Misalnya, di Jalan Inspeksi dekat Klenteng Tay Kak Sie, kita siapkan pembangunan jembatan yang akan meningkatkan konektivitas. Kawasan Pasar Johar dan sekitarnya juga akan kita tata agar lebih representatif,” ujar Agustina.

Selain infrastruktur, penataan kawasan wisata bersejarah Kota Lama menjadi perhatian utama. Menurutnya, geliat wisatawan yang kembali ramai pascapandemi harus diimbangi dengan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Baca Juga:  Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional, MKGR Jateng Ungkap Rasa Syukur dan Kebanggaan

“Kota Lama harus kembali rapi dan bersih. Wisatawan sudah mulai datang, jadi semua pihak perlu ikut menjaga agar kawasan ini selalu nyaman dikunjungi,” imbuhnya.

Agustina juga menyoroti persoalan parkir dan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang kerap menimbulkan kesemrawutan. Ia menegaskan akan ada penertiban parkir liar dan penataan PKL agar tidak mengganggu estetika kawasan heritage.

“Parkir tidak boleh semrawut. Ada titik-titik yang memang tidak diperbolehkan parkir dan harus dikembalikan fungsinya. Begitu juga dengan pedagang, harus tetap rapi supaya kawasan Kota Lama semakin indah,” tegasnya.

Baca Juga:  Bea Cukai dan Satpol PP Semarang Musnahkan Rokok Ilegal Rp11,4 Miliar di Balai Kota

Wali Kota mengajak masyarakat Semarang untuk ikut menjaga fasilitas umum serta mendukung upaya penataan agar kawasan Sungai Semarang dan Kota Lama menjadi ruang publik yang tertib, asri, dan menarik.

“Pemerintah bisa menata, tapi keberlanjutannya ada di tangan masyarakat. Kalau kita bersama-sama merawat, maka Kota Lama akan semakin berkelas dan membanggakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini