Gratis Tanpa Biaya! Festival Mendongeng Cerita Rakyat Buru Talenta Pendongeng Berbakat

SEMARANG (Jatengaktual.com) – Upaya melestarikan cerita rakyat dan legenda daerah terus didorong melalui Festival Mendongeng Cerita Rakyat bertema “Menghidupkan Legenda Jawa Tengah, Menginspirasi Masa Depan”. Kegiatan ini mengajak generasi muda dan masyarakat untuk mengenal kekayaan budaya lokal melalui seni mendongeng yang kreatif dan inspiratif.

Festival yang diselenggarakan Nawaswara Bhuwana Kencana bersama Nawaswara Media Nusantara ini berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Surakarta dalam mendukung pelestarian budaya serta pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga:  Kejati Jateng Amankan Direktur Istana Cendrawasih Motor, Penyimpangan Kredit Hingga Rp 30 M

Kegiatan ini terbuka gratis bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum. Selain menjadi ajang kreativitas, festival ini diharapkan dapat menghidupkan kembali cerita rakyat sebagai warisan budaya yang sarat nilai moral dan kearifan lokal.

Pendaftaran hingga 25 Oktober 2026

Pendaftaran dan pengunggahan video dibuka hingga 25 Oktober 2026. Selanjutnya, babak penyisihan berlangsung pada 26 Oktober–10 November 2026, pengumuman semifinal pada 15 November, penampilan semifinal pada 21 November, dan final pada 22 November 2026.

Baca Juga:  Sejak 2022, UNDIP Sudah Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Panitia menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 5 juta untuk juara pertama, Rp 3 juta untuk juara kedua, dan Rp 2 juta untuk juara ketiga. Tersedia pula penghargaan kategori Kostum Terbaik dan Juara Favorit, masing-masing senilai Rp 1 juta, serta hadiah bagi juara harapan.

Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui tautan https://bit.ly/regisSN atau memindai kode QR pada flyer resmi kegiatan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp panitia di nomor 0821-2126-6379.

Baca Juga:  Membawa Pelayanan ke Level Baru, Kantor Imigrasi Semarang Raih Best Service Excellence 2024

Melalui festival ini, masyarakat diharapkan turut menjaga keberlangsungan cerita rakyat Jawa Tengah agar tetap dikenal oleh generasi muda. Mendongeng bukan sekadar menyampaikan kisah, melainkan juga mewariskan nilai kehidupan, memperkuat identitas budaya, dan menumbuhkan kecintaan terhadap kekayaan daerah.***

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini