Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Serukan Pentingnya Kolaborasi dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

BANJARNEGARA (Jatengaktual.com) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ferry Wawan Cahyono tekankan pentingnya kerjasama yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Hal itu disampaikan saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Sinergi Antar Stakeholder Memperkuat Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi, yang berlangsung di Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (9/7).

Baca Juga:  Pemudik Naik KA dari Stasiun Daop 4 Semarang Melonjak Hingga 33 Ribu Orang

Ferry menggarisbawahi bahwa kolaborasi antar sektor adalah kunci untuk mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi Jawa Tengah.

“Pembangunan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja. Dibutuhkan kerjasama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran penting sektor swasta dalam menyediakan lapangan kerja dan berkontribusi pada pembangunan infrastruktur.

Baca Juga:  Hotel Ciputra Semarang Gelar Halal Bihalal Karyawan

“Sektor swasta memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian kita. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang kondusif untuk investasi dan pertumbuhan bisnis,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak untuk saling mendukung dan berinovasi dalam menciptakan solusi ekonomi yang ramah lingkungan.

“Kita harus berpikir jangka panjang dan mempertimbangkan dampak lingkungan dari setiap kebijakan dan proyek yang kita jalankan. Hanya dengan cara ini kita bisa memastikan keberlanjutan ekonomi untuk generasi mendatang,” tutupnya

Baca Juga:  Bea Cukai Semarang Gagalkan Pengiriman Ribuan Liter Arak Bali Ilegal, Selamatkan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah

Diketahui, FGD ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan organisasi non-pemerintah yang aktif dalam bidang pengembangan ekonomi lokal.

Semua pihak sepakat untuk terus memperkuat kolaborasi demi mencapai tujuan bersama dalam pembangunan ekonomi Jawa Tengah yang lebih baik.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini