Bapas Kelas I Semarang Gandeng Orang Tua, Wujudkan Pembinaan Anak yang Lebih Humanis

SEMARANG (Jatengaktual.com) – Dalam upaya mengoptimalkan proses pembimbingan dan pemulihan sosial bagi Klien Anak, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang menggelar kegiatan pembimbingan khusus dengan melibatkan orang tua atau wali Anak sebagai bagian dari proses pendampingan, Senin (20/10)

Kegiatan pembimbingan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Persatuan Keluarga Berencana Indonesai (PKBI) Daerah Jawa Tengah, merupakan bagian dari pendekatan restoratif dan rehabilitatif yang menjadi fokus Balai Pemasyarakatan dalam menangani Klien Anak. Melalui keterlibatan keluarga, Bapas berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi perkembangan anak sekaligus mencegah kemungkinan pengulangan tindak pidana.

Baca Juga:  Jaksa Agung RI ST Burhanuddin Raih Penghargaan Adhkarya Dharma Krida Justisia dari UNS

“Kami meyakini bahwa keluarga, terutama orang tua atau wali, memiliki peran sentral dalam proses perubahan perilaku anak. Oleh karena itu, keterlibatan mereka dalam proses pembimbingan sangat kami dorong,” ujar Kepala Bapas Kelas I Semarang Totok Budiyanto

Dalam kegiatan tersebut, para Orang Tua atau Wali Anak diberikan sosialisasi terkait pengasuhan dalam keluarga dalam mendampingi Anak pasca pembinaan, yang disampaikan oleh Tim Psikolog dari PKBI. Turut hadir pula Petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Semarang yang memberikan pendampingan intensif tidak hanya kepada anak, tetapi juga kepada orang tua atau wali. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya dukungan emosional, pengawasan, serta peran aktif keluarga dalam pembentukan karakter anak pasca menjalani proses hukum.

Baca Juga:  Gets Premiere Semarang Hadirkan Promo Spesial Ramadan, Sajikan Hidangan Istimewa dan Hadiah Menarik

Orang tua klien yang hadir pun menyambut baik kegiatan ini. Salah satu wali anak mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendekatan humanis yang diberikan oleh pihak Bapas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bapas Kelas I Semarang dalam menjalankan tugas pembimbingan dan pengawasan yang tidak hanya berorientasi pada aspek hukum, tetapi juga sosial dan psikologis klien. Ke depan, Bapas Semarang berencana untuk terus memperluas keterlibatan keluarga serta menjalin sinergi dengan instansi terkait, termasuk sekolah dan lembaga sosial, guna menciptakan sistem pendampingan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Selama Libur Panjang Waisak, KAI Daop 4 Semarang Layani Lebih dari 245 Ribu Penumpang

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini